Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan dalam acara seminar dan bedah buku "Revolusi Pancasila" di Jakarta Convention Center, Selasa (27/10/2015).
JAKARTA, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan memanggil Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri, dengan sebutan "Yang mulia".
Megawati yang hadir dalam Simposium Kebangsaan di Gedung Nusantara IV DPR RI, Senin (7/12/2015), diminta untuk memberikan pidato sambutan.
"Perlunya reformasi sistem perencanaan pembangunan nasional, seperti yang Pembangunan Semesta oleh Bung Karno. Nanti ini akan disampaikan langsung oleh Yang Mulia Ibu Megawati Soekarnoputri," ujar Zulkifli, saat memberikan pidato pembukaan, di Gedung Nusantara IV, Senin pagi.
Menurut Zulkifli, pidato penjelasan tentang pembangunan nasional dinilai cocok disampaikan oleh Megawati.
Pengalaman Megawati saat menjabat Presiden RI dinilai mampu menyelaraskan pemikiran berbagai jajaran pemerintahan tentang konsep pembangunan nasional.
MPR bekerja sama dengan Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara menggelar Simposium Kebangsaan yang bertema, "Refleksi Nasional Praktik Konstitusi dan Ketatanegaraan Pasca Reformasi".
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Pimpinan MPR dan DPR, Kapolri, Panglima TNI, dan sejumlah pimpinan lembaga negara lainnya.
Zulkifli mengatakan, digelarnya simposium tersebut bertujuan sebagai pendalaman dan evaluasi konstitusi serta sistem tata negara, khususnya pasca reformasi.
Megawati yang hadir dalam Simposium Kebangsaan di Gedung Nusantara IV DPR RI, Senin (7/12/2015), diminta untuk memberikan pidato sambutan.
"Perlunya reformasi sistem perencanaan pembangunan nasional, seperti yang Pembangunan Semesta oleh Bung Karno. Nanti ini akan disampaikan langsung oleh Yang Mulia Ibu Megawati Soekarnoputri," ujar Zulkifli, saat memberikan pidato pembukaan, di Gedung Nusantara IV, Senin pagi.
Menurut Zulkifli, pidato penjelasan tentang pembangunan nasional dinilai cocok disampaikan oleh Megawati.
Pengalaman Megawati saat menjabat Presiden RI dinilai mampu menyelaraskan pemikiran berbagai jajaran pemerintahan tentang konsep pembangunan nasional.
MPR bekerja sama dengan Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara menggelar Simposium Kebangsaan yang bertema, "Refleksi Nasional Praktik Konstitusi dan Ketatanegaraan Pasca Reformasi".
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Pimpinan MPR dan DPR, Kapolri, Panglima TNI, dan sejumlah pimpinan lembaga negara lainnya.
Zulkifli mengatakan, digelarnya simposium tersebut bertujuan sebagai pendalaman dan evaluasi konstitusi serta sistem tata negara, khususnya pasca reformasi.
0 Komentar untuk "Ketua MPR: Yang Mulia Ibu Megawati Soekarnoputri..."